Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
  • Coffee Morning PSEKP “Permentan Nomor 50 Tahun 2012 tentang Pedoman Pengembangan Kawasan Pertanian”

    Coffee Morning PSEKP “Permentan Nomor 50 Tahun 2012 tentang Pedoman Pengembangan Kawasan Pertanian”

    Selasa, 15 April 2014 03:45
  • Kebijakan Impor Beras: Memahami Kasus Impor Beras Vietnam

    Kebijakan Impor Beras: Memahami Kasus Impor Beras Vietnam

    Selasa, 15 April 2014 03:41
  • Implikasi Urbanisasi terhadap Masa Depan Kemandirian dan Ketahanan Pangan

    Implikasi Urbanisasi terhadap Masa Depan Kemandirian dan Ketahanan Pangan

    Jum'at, 04 April 2014 06:11
  • Coffee Morning PSEKP “Implikasi Kebijakan Mandatory Biodiesel terhadap Ekspor CPO Indonesia”

    Coffee Morning PSEKP “Implikasi Kebijakan Mandatory Biodiesel terhadap Ekspor CPO Indonesia”

    Minggu, 30 Maret 2014 04:34
  • Indonesia Dorong Peningkatan Kapasitas Petani dalam Konferensi Regional FAO di UlaanBaatar, Mongolia

    Indonesia Dorong Peningkatan Kapasitas Petani dalam Konferensi Regional FAO di UlaanBaatar, Mongolia

    Selasa, 18 Maret 2014 07:47
  • Coffee Morning PSEKP “Kebijakan Harga Referensi Impor Produk Hortikultura (Cabe dan Bawang Merah)”

    Coffee Morning PSEKP “Kebijakan Harga Referensi Impor Produk Hortikultura (Cabe dan Bawang Merah)”

    Selasa, 18 Maret 2014 02:40
  • Coffee Morning PSEKP “Impor Beras Vietnam dan Beras Khusus”

    Coffee Morning PSEKP “Impor Beras Vietnam dan Beras Khusus”

    Senin, 10 Maret 2014 00:37
  • Seminar Pembangunan Pertanian dan Perdesaan

    Seminar Pembangunan Pertanian dan Perdesaan

    Jum'at, 07 Maret 2014 01:15
  • Seminar Proposal Operasional Penelitian DIPA TA. 2014 Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian

    Seminar Proposal Operasional Penelitian DIPA TA. 2014 Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian

    Selasa, 04 Maret 2014 05:47
  • OECD Study on Transitory Food Security in Indonesia

    OECD Study on Transitory Food Security in Indonesia

    Selasa, 04 Maret 2014 05:35

Seminar Nasional "Meningkatkan Peran Sektor Pertanian Dalam Penanggulangan Kemiskinan"

Tanggal 21 Agustus 2007 PSEKP mengadakan Seminar Nasional “Meningkatkan Peran Sektor Pertanian dalam Penanggulangan Kemiskinan”. Seminar ini dilatarbelangi oleh relatif pentingnya peran sektor pertanian dalam pembangunan nasional mengingat 63,3 persen penduduk miskin tinggal di perdesaan yang sebagian besar mempunyai mata pencaharian di sektor pertanian. Di sisi lain, masih beragamnya pengertian dan batasan tentang kemiskinan, definisi dan metode pendekatan serta ukuran dalam memahami kemiskinan akan berdampak sangat luas terhadap strategi dan kebijakan penanggulangan kemiskinan.

Tanggal 21 Agustus 2007 PSEKP mengadakan Seminar Nasional “Meningkatkan Peran Sektor Pertanian dalam Penanggulangan Kemiskinan”. Seminar ini dilatarbelangi oleh relatif pentingnya peran sektor pertanian dalam pembangunan nasional mengingat 63,3 persen penduduk miskin tinggal di perdesaan yang sebagian besar mempunyai mata pencaharian di sektor pertanian. Di sisi lain, masih beragamnya pengertian dan batasan tentang kemiskinan, definisi dan metode pendekatan serta ukuran dalam memahami kemiskinan akan berdampak sangat luas terhadap strategi dan kebijakan penanggulangan kemiskinan. Seminar ini mencoba untuk menjembatani kondisi tersebut dan bersama-sama mencari kesepahaman dalam kaitan pengertian kemiskinan sekaligus mencari upaya untuk mengkoordinasikan berbagai program penanggulangan kemiskinan antar lembaga terkait. Dengan kegiatan seminar ini diharapkan diperoleh strategi kebijakan penanggulangan kemiskinan yang komprehensif khususnya melalui peningkatan peran sektor pertanian. Seminar dihadiri oleh sekitar 180 peserta dari berbagai institusi/organisasi, baik dalam lingkup Deptan atau Departemen lainnya, perguruan tinggi, maupun LSM.

Dalam seminar ini dipresentasikan tujuh makalah, yaitu (1) Perkembangan Jumlah Penduduk Miskin dan Faktor Penyebabnya oleh Sunaryo Urip (BPS), (2) Karakteristik Wilayah dan Keluarga Miskin di Pedesaan oleh Togar A. Napitupulu (UNESCAP-CAPSA), (3) Dampak Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Penurunan Jumlah Penduduk Miskin oleh Hermanto Siregar (IPB), (4) Program-Program Sektor Pertanian yang Berorientasi Penanggulangan Kemiskinan oleh Harniati (BSDMP) (5) Kebijakan Pemerintah dalam Penanggulangan Kemiskinan oleh Sujana Royat (Deputi Menko Kesra Bidang Penanggulangan Kemiskinan), (6) Pengalaman Pemerintah Daerah Dalam Penanggulangan Kemiskinan di Pedesaan oleh Epi Kustiawan (Bappeda Provinsi Jawa Barat), dan (7) Pengalaman LSM Dalam Pendampingan dan Pemberdayaan Keluarga Miskin oleh Irawati A. Hermantyo (LSM Bina Swadaya)

Informasi tambahan